Program SarmUT Berlanjut

SarmUT adalah singkatan dari Sringan Air Mesin UTama, adalah merupakan salah satu alat yang dihasilkan dari kerjasama antara Program Studi Teknologi Mesin D3 Universitas widyatama dan Program Studi teknik Mesin S1 Universitas Widyatama. Alat ini berfungsi untuk menyaring air yang kualitasnya kurang baik menjadi lebih baik. Alat ini dibuat berdasarkankepada penelitian perbandingan media saring yang dipergunakan, dimana media saring yang digunakan terdiri dari ferrolite, zeolite dana rang aktif. Dari hasil penelitian ini dihasilkanlah sebuah alat yang diberi nama SarmUT.

Setelah diuji coba di SMK PUTRA BAHARI, Bale Endah Kabupaten Bandung dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dan terbukti bahwa SarmUT ini dapat menjernihkan air yang tadinya keruh dasn bau menjadi bening dan tidak bau sehingga bias dipakai untuk memasak.

SarmUT kembali mendapat tantangan untuk memecahkan masala kualitas air dan kali ini yang memiliki permasalahan adalah masyarakat yang ada di daerah Ranca Bentang Cimahi Selatan yang ada di wilayah Pemkot Cimahi. Pemkot Cimahi mengharapkan kerjasama dengan Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyatana untk memecahkan masalah perbaikan kualitas diwilayahnya yang diwakili oleh perwakilan dari Pemkot, KPPA.

Perwakilan Pemkot Cimahi Berkunjung Ke Universitas Widyatama untuk Penjajakan kerjasama perbaikan kualitas air.

Dalam rangka menindaklanjutan tawaran kerjasama Pemkot Cimahi untuk program perbaikan kualitas air team Prodi Teknik Mesin Dan Fakultas Teknik yang diwakili oleh: Bapak Dekan Bapak Dr. Rozahi Istambul, Bapak Udin Komarudin, Bapak Martoni, Bapak Heru Santoso dan Bapak Kresno berkunjung ke Pemkot Cimahi.

Dari hasil pertemuan team Universitas Widyatama dengan Pemkot dan KPPA dilanjut dengan kunjungan ke lokasi yang ada di daerah Rancabentang Cimahi Selatan

Dari hasil pertemuan sebelumnya perwakilam Pemkot Cimahi dan KPPA Kota Cimahi kembali berkunjung ke kampus Universitas Widyatama untuk menyaksikan presentasi team SarmUT yang berkaitan denganrencana pelaksanaan proses perbaikan kualitas air yang ada diwilayah mereka dan sekali gus bersepakat untuk membuat SarmUT dengan kapasitas untuk 180 Kepala Keluarga